Terbang
-vaux-
Sayap terbentang........
Matapun fokus.....
Kepalaku mengadah menatap langit.....
Kuhempaskan sayap dan akupun terbang.......
-vaux-
Sayap terbentang........
Matapun fokus.....
Kepalaku mengadah menatap langit.....
Kuhempaskan sayap dan akupun terbang.......
Siapa yang tidak ingin terbang? Kita semua pasti ingin terbang dan memimpikan bagaimana diri kita bisa santai menyentuh awan-awan di angkasa layaknya seekor burung. Pandangan di depan hanyalah lautan awan putih yang tiap kali kita sentuh, terpecahlah gumpalan itu menjadi titik-titik air yang lembut. Dibawah, semua tampak kecil seolah-olah dengan genggaman tangan kita, kita bisa menggenggamnya. Kita nampak sungguh berkuasa. Namun, sensasi yang paling ingin dirasakan disaat kita mengelu-elukan untuk bisa terbang adalah "Freedom".
Kebebasan menjadi hal yang paling diinginkan oleh seluruh manusia. Sifat dasar manusia itu sendiri menginginkan sebuah "kebebasan". Jiwa mereka tidak pernah mau dikekang. Kita selaku manusia selalu saja berandai-andai "Jika saja diriku ini seekor burung..............." Namun, pernahkah dirikita bertanya "benarkah aku ingin bebas??"
Kata bebas sungguh ambigu. Banyak sekali arti dari sebuah kata B-E-B-A-S. Tapi dalam konteks diatas (dimana seseorang mencari kebebasan dan "berandai" menjadi seekor burung), kita ingin sekali melepas seluruh beban hidup kita, baik itu problema kecil hingga konflik yang sangat kompleks. Kita beranggapan kita akan merasakan sebuah "kenyamanan" karena kita akan berfikir "yeah....i got nothing to worry about"^^ Diri kita akan berkata "Aku ingin dalam keadaan ini selamanya"
Apakah benar itu yang kita inginkan?????
Pikirkanlah sejenak masalah-masalah yang kita miliki. Kemudian kita lari dari masalah-masalah itu. Selesaikah masalah kita? No.....masalah itu masih disitu menunggu untuk diselesaikan. Kebebasan yang dielu-elukan kemudian menjadi sirna. Pikiran kita akan terus dihantui oleh perasaan-perasaan bersalah. Sesuatu yang disembunyikan sebenarnya tidak akan pernah hilang.....
Pikirkanlah juga seandainya kita tidak memiliki masalah dan kita masih juga berandai dan menginginkan menjadi seekor burung yang "terbang-bebas". Jika kita masih terlarut untuk hal tersebut, maka kembalilah dengan bertanya:
Pikirkanlah juga seandainya kita tidak memiliki masalah dan kita masih juga berandai dan menginginkan menjadi seekor burung yang "terbang-bebas". Jika kita masih terlarut untuk hal tersebut, maka kembalilah dengan bertanya:
"UNTUK APA AKU DICIPTAKAN??????"

No comments:
Post a Comment