Tuesday, July 28, 2009

Mengambil Sikap

Kasus salah sambung baik itu dalam menelpon maupun dalam kita ber-SMS merupakan hal yang sudah sering terjadi. Namun, reaksi yang ditunjukan oleh orang-orang yang menerima "salah sambung ini" kian beragam. Baru aja tadi jam 10.00-an gwe ngirim sms ke temen-temen gwe terkait rapat yang mau diselenggarakan ZEPRET (klub fotografi kampus gwe).
Tiba-tiba ga lama setelah itu, salah satu temen gwe miscal. Spontan gwe langsung sms balik ke dia "knapa kok mc?"
Can u guess what's next???? dia bales "Siapa lo Anj##g!" Wah gwe pikir dia ga tau nomer gwe secara gwe emang ga pernah smsan sama dia sebelumnya. gwe reply dia dan gwe nulis nama gwe. eh tiba-tiba dia nelpon:

X: woi, siapa lo jing?
gwe: gwe Cadika "X(nama temen gwe)"......
X: Salah sambung lo, tau dari mana no gwe?? gwe ga kenal lo...(nadanya kya org lagi mabok dan kesel bgt....)
Gwe: oh jadi lo bukan X? ya udah si, knapa harus ribut....
X: Ya udah.... (masih keadaan marah)

(telepon dia matiin)

Gwe shock, karena gwe ga tau kenapa nomer itu gwe tulis dengan nama temen gwe?

WEW.....WHAT A FREAK!!! ~_~
Begitukah cara kita dalam bersikap? mungkin dirinya merasa tidak nyaman dengan adanya orang lain, yang tidak tahu siapa, dapat mengetahui nomer dia. Memang ada beberapa kasus dimana orang sengaja iseng berbuat demikian. Namun, orang yang inoccentpun banya.
Reaksi yang didapat dalam gambaran di atas sungguh memprihatinkan. Ada beberapa cara kok dalam menyikapi sebuah salah sambung (sms):

1. Ignore....
Abaikan saja.Kita ga kenal dan ga tau apa yang dimaksud juga kan? buat apa kita tanggepin
2. Curious Reply
Mungkin kita penasaran "siapa ya??" Ada kalanya kita tidak mengetahui nomer teman-teman kita semua. Bisa jadi pesan itu memang ditujukan untuk kita.
3. Isengin mode: ON
Dapet nomer aneh ato ga dikenal bagi seseorang sangat menghibur. Apa lagi orang yang lagi BT ato emang dasarnya tukang jahil. dirinya akan segera bertransformasi seaka-akan dirinya orang yang dituju dalam pesan........wkwkwkw ^^

Tidak ada yang bisa melarang kita untuk bersikap. Namun, sebaiknya sikap yang kita tunjukan terhadap orang lain sebaiknya adalah sikap santun karena kita semua ini Manusia, "And Human Deserves Being Treated as a Human"

No comments: